Penyebaran covid yang merupakan penyakit mematikan sangat menakutkan semua masyarakat di dunia. Penyakit sudah mewabah dan memakan banyak korban tersebut juga terjadi di Georgia, sebuah negara bagian dari Amerika Serikat. Sayangnya, virus tersebut justru menjadikan gubernur Georgia mendapat julukan sebagai gubernur terbodoh.
Dari awal penyebaran covid. Potensi masukkan penyakit tersebut ke Amerika sangat besar. Hal ini ditanggapi oleh banyak kepala negara bagian dengan berbagai antisipasi, termasuk menyiapkan tim medis dan pembuatan ketentuan pembatasan aktivitas masyarakat di luar rumah.
Terlambat Mengetahui Adanya Penyebaran Covid
Di tengah kepanikan masyarakat mengenai penyebaran virus mematikan tersebut, Brian Kemp, gubernur Georgia juga mengeluarkan kebijakan berupa peraturan mengenai aktivitas masyarakat. Peraturan tersebut diantaranya pembatasan sarana publik yang tidak urgent dan peraturan mengenai penanganan covid lainnya.
Tindakan tersebut awalnya mendapat sambutan baik dari semua kalangan karena menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab kepala wilayah terhadap keselamatan dan ketenangan warganya. Namun kemudian kebijakan tersebut justru membuat Kemp mendapat julukan sebagai gubernur terbodoh.
Pasalnya sang gubernur menyampaikan bahwa dirinya baru tahu adalah penyebaran virus mematikan yang berdampak sangat berbahaya tersebut 24 jam sebelum akhirnya mengeluarkan kebijakan.
Ini menyebabkan muncul banyak pertanyaan, apa yang selama ini dikerjakan oleh sang gubernur karena sudah banyak warga yang meninggal dan dampak dari covid sudah sangat terasa namun baru tahu.
Akibat dari pernyataan bahwa dirinya baru saja mengetahui adanya pandemi 24 jam sebelum mengambil tindakan tersebut, kinerja gubernur tersebut dipertanyakan. Apalagi Amerika merupakan negara yang tidak luput dari dampak pandemi dimana bukan hanya banyak warga yang terjangkit dan meninggal dunia, tetapi juga melumpuhkan banyak aktivitas masyarakat.
Karena adanya covid tersebut sudah banyak rakyat Georgia yang menderita, seharusnya sebagai pemimpin wilayah Kemp sudah mengetahui sejak dini dari berbagai sumber dan berdasar pemantauannya.
Kelalaian dan terlambatnya Kemp mengetahui adalah wabah yang melanda dunia dan berdampak pada masyarakat wilayahnya tentu merupakan hal yang sangat aneh. Ini menyebabkan banyak orang bertanya terhadap kemampuan dan komitmen dari Kemp dalam memimpin dan mensejahterakan warganya.
Istana Gubernur Berjarak 20 Menit dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS
Informasi mengenai potensi penyebaran dan dampak dari covid di Amerika sudah banyak dibahas oleh ahli kesehatan sejak awal januari 2020. Hal ini menunjukkan konsentrasi dan perhatian banyak pihak terhadap virus yang mematikan tersebut.
Namun dengan pernyataan dari Kemp yang menyampaikan bahwa baru tahu mengenai pandemi 24 jam sebelum mengambil kebijakan tentu merupakan hal yang aneh. Sedangkan sang gubernur tinggal di istana yang hanya berjarak 20 menit menuju pusat pengendalian dan pencegahan penyakit milik Amerika.
Dengan jarak yang dekat dan ramainya berbagai pihak dalam upaya menangani covid harusnya Kemp lebih dulu tahu dan mengambil tindakan besar. Covid merupakan masalah dunia, termasuk di negara bagian dari Amerika. Jika sampai pemimpin wilayah tidak mengetahui sedangkan di luar sudah ramai aksi untuk mengantisipasi tentu sangat bodoh.
Kemp merupakan pemimpin yang sudah berpengalaman dan mendapat banyak kepercayaan, namun dengan pernyataannya mengenai covid yang sangat terlambat tentu disayangkan oleh banyak pihak.
Sebutan gubernur terbodoh untuk Brian Kemp tersebut turut menarik perhatian banyak pihak dan semakin menyebarkan informasi mengenai terlambatnya pemimpin wilayah mengetahui ancaman yang mengintai warganya.
Sumber:
https://www.kanalinformasi.com/brian-kemp-gubernur-terbodoh-georgia-terkait-covid-19/
https://www.gatra.com/news-587374-apa-siapa-gubernur-terbodoh-georgia-brian-kemp-dan-keputusannya-yang-kontroversial-terkait-covid-19.html
https://www.jawapos.com/internasional/013474549/berkaca-dari-keputusan-gubernur-terbodoh-georgia-jangan-remehkan-kasus-covid-19-yang-tengah-meningkat-lagi

Komentar
Posting Komentar