Menjaga Hobi Membaca Meski Terkadang Gejala Mata Kering Menyerang - Aku suka membaca, dari membaca aku belajar menulis dan akhirnya predikat penulis novel kukantongi. Tetapi makin ke sini, aku makin jarang menulis novel malah seringnya membaca buku anak-anak. Apa kerena aku sudah memiliki anak? Berbeda dengan di tahun-tahun lalu ketika aku single? Ah ... tapi tetap hobi membaca adalah pilihanku.
![]() |
| Tetesin insto dry eye |
Tumpukkan buku bejibun belum selesai kubaca, aku sudah membeli lagi dan lagi wkwkwk jujur masa mudaku kuhabiskan belanja buku. Sampai saat ini jujur lagi belum selesai semuanya kubaca. Duh mubazir banget ya keliatannya? Eh tapi tenang, ini buku tak lekang oleh waktu bisa diwariskan ke anak cucu hehehe ... dan semoga anak-anak dan cucu-cucuku kelak suka membaca ya? Dan semoga juga buku-bukuku tetap awet terawat.
Masalah yang sering timbul saat membaca buku
Nah, siapa yang bilang hobi membaca nggak ada tantangannya? Tantangan justru datang dari arah yang tidak disangka heheh ... setiap kali membaca sering kali pandanganku kabur. Bukan ke mengantuk sih, lebih karena jarang mengedipkan mata saking asiknya membaca.
Kalau sudah begitu aku selalu mengedip-ngedipkan kelopak mata dengan cepat. Tapi makin ke sini, ya ga nyaman. Tahu bahasa sepet nggak? Itu lho amta terasa gatal dan tidak nyaman. Nah itu yang aku rasakan, saat membaca kalau sudah demikian rasanya tidak enak dan sangat menganggu. Ditambah kalau ada butiran debu halus masuk perlahan. Berasa ada sensari perih dan iritasi. Tentu saja seketika mata aku kucek, dan kurasa aku perlu istirahat.
Atau jangan-jangan Gejala Mata Kering sedang menyerangku, karena terlalu lama menatap buku. Tetapi aku kadang-kadang juga membaca buku melalui ponsel, soalnya sekarang ebook sudah dijual bebas. Teknologi makin canggih dan membaca nggak hanya melalui buku ya kan? AKu jadi ingat teman-teman sering mengingatkan soal gejala mata SePeLe (sepet, perih, dan lelah) jangan sepelein.
Semuanya Ambyar Karena?
Ya akibat ketidaknyamanan dalam membaca bikin keasikkan membaca, yang sudah masuk dibagian drama serunya justru bikin aku mulai ingin menyelesaikan semuanya. Konsentrasi membaca yang seru jadi buyar dikarenakan gelama mata kering yang tidak bisa dikompromi.
Momen me time yang seharusnya enak dan nyaman, karena anak-anak juga sedang dihandle ayahnya jadi mendadak ingin segera kuhentikan. Ya akhirnya buku kututup dan tidak lupa aku tandai. Entah kapan lagi bisa membaca dengan perasaan yang seru dan menggebu-gebu seperti dulu.
Dari kejadian yang kurang mengenakan itu, aku jadi mengambil banyak pelajaran. Membaca itu perlu, mengais ilmu juga penting tapi kalau kesejatan indera penglihatan tidak dijaga sama aja bohong.
Tips Menjaga Kesehatan Indera Penglihatan Versiku
#MataSepeleJanganDisepelein ya? Sini aku bagi tips agar kamu juga tidak terkena apa yang aku rasakan.
Yang pertama mulai disiplinkan aturan 20-20-20 ya? Jadi ini setiap 20 menit pandangan mata digunakan berpindah, ke pandangan yang lain. Kira-kira objeknya sejauh 20 kaki ataus setara 6 meter, dan melihat selama minimal 20 detik.
Yang kedua, supaya mata tidak cepat lelah lakukan pencahayaan yang seibang. Antara ruangan dan juga kecerahan layar.
Ketiga, lakukan dengan sadar untuk rajin berkedip, meski kadang kita lupa diri saking asyiknya ya. Ingat mata, yang kita gunakan untuk membaca juga butuh berkedip lebih sering.
Terkahir jika tidak juga membaik, lakukan pertolongan pertama dengan mengggunakan INSTO DRY EYES. Obat tetes mata yang membantu meringankan gejala mata kering. Aku tuh tahu #InstoDryEyes ini dari bapaku. Beliau kan guru dan penulis lagu, jadi matanya sering kali kejadian kering karena saking fokusnya mengerjakan pekerjaannya.
Perasaan Setelah Menggunakan
Pengalamanku menggunakan Insto Dry Eyes sungguh nyaman dan melegakan. Kandungan aktif yang ada di dalamnya bekerja seperti air mata buatan, jadi memberikan efek basah. Mata yang kering jadi seperti kena pelumas. Rasa sepet dan perih berangsur pulih, saat menggunakan ini.
Mata rasanya jadi segar kembali, dan rasanya sejuk. Saatnya membaca kembali dimulai dan pastinya aku mengambil pelajaran dari hal tersebut. Tidak boleh semarangan mengabaikan sinyal tubuh.
Nah kawan, #BebasMataKering harus dijaga betulan apalagi kamu yang senang menulis, membaca, dan juga pekerja konten kreator yang dihadapkan pada layar gadget. Jangan sampai produktivitas yang sedang menyala terang jadi pudar, berkat gangguan yang sering kali kita anggap sepele.
Botol mungil dengan tutup biru kini selalu menjadi teman setia di P3K dan juga di dalam tas, karena mudah dibawa kemana-mana. Aktivitas terhambat karena mata kering jadi goodbye.
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar